Mcdonaldkrause47's website

Our website

30
No
Panduan Melakukan Prediksi Dalam Pertandingan Sepak Bola
30.11.2016 08:11

Ketika menonton festival sepakbola pada layar paras kita acap disajikan aksi tebak skor yang dikerjakan para ahli. Walau merampok, saya bukan percaya tumbuk skor merupakan sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau setimpal untuk fun and games bolehlah, akan tetapi tentu tidak perlu dianggap serius sebab tidak ada pokok logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Berbeda dengan menetak siapa menyunggi yang mau menang -- atau bahwa pertandingan bakal berakhir dengan seri. Memenggal seperti itu lumrah saja dijalani, walau di akhirnya sepak bola itu buntar sehingga pemimpin pun terkadang kali lengah diprediksi. Mengapa? Karena terselip tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini saya akan danai beberapa tips membuat antisipasi yang ketat. Bukan berguna saya selamanya benar pada memprediksi satu pertandingan. Pasti lah tidak, meski pun dengan sedikit berbangga (sediiiikit saja) beta memiliki rekor kebenaran dugaan yang sedang tinggi: pada umumnya 3 dari 4 prediksi saya cocok kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, hamba memprediksi dengan terjadi All German kesimpulan di Persatuan Champions. Di final, tergolong di depan ribuan warga Surabaya yang tumpah sebuah kegiatan nonton bareng, saya memprediksi Bayern Munich akan mengalahkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kelebihan. Sebelum ini saya pula meyakini kalau Atletico Madrid akan memenangkan Copa Del Rey. Buncit, saya memperkirakan Belanda mau mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin saya tekankan disini adalah; bayangan bisa betul bisa salah, tapi yang penting satu prediksi telak harus memiliki dasar mantik atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, 1 buah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sahih maka faktor keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap pula tidak sanggup diprediksi dengan 100%, makin prediksi menyerempet skor pucuk. Akan tetapi, presentase kemungkinan kejituan prediksi naik tajam.

Saya ajak Engkau untuk menelaah beberapa antisipasi terakhir beta guna menguraikan beberapa pijakan penting yang saya tetap akan bernilai bagi Engkau saat menguji memprediksi sayembara.

Di antara bayangan yang hamba sebut pada atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar gawang Atletico]. Walau demikian terdapat logika di belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walaupun Real Madrid jauh kian berkualitas. Tumpuan masa mengutuskan ketidakrukunan pemain Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Dari media ganjil saya mendapat kabar bahwa Ronaldo serta Mourinho pula tidak cocok (berita menyerempet hal ini baru merembes di Indonesia beberapa ruang lalu). Serupa pelatih abdi paham sahih arti kesentosaan tim di dalam dan pada luar lapangan dan dampaknya bagi performa tim. Sesuatu ini ditambah faktor Falcao yang selagi on fire, yang membuat saya berani memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips dugaan 1: Pertimbangkan suasana di tim, terutama saat sebuah turnamen berlaku di mana pemain harus terus molek tanpa sanggup menghindari rekan-rekannya.

Tip dugaan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat perbandingan cup, kemonceran striker demikian menentukan. Ketika pertandingan perhubungan kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semua elemen menjimbit lainnya. Ketika laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau kurnia keseluruhan tim juga mesti dipertimbangkan.

Ketika memprediksi kemenangan Belanda 3-0 atas Indonesia saya melawan hati nurani. Berdasar pada subjektif abdi membela Nusantara tentunya. Tapi, saat menggunakan kacamata bercap objektivitas, kalian semua wajar setuju jika Belanda jauh di kepada Indonesia. Dan lalu mengapa gak memprediksi skor akhir yang lebih nyata? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia hendak bermain maksimum gairah, oleh karena itu akan dapat mereduksi pertikaian kualitas. Menjadi, skor tipis atau buntal bisa saja diprediksi dengan sound logic -- akan tetapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, adalah keberuntungan semata.

Tips bayangan 3: Hindari membela sebuah tim ketika membuat perkiraan. Kita larat selalu bertafakur tim kesayangan kita unggul, tapi saat membuat perkiraan tentu mantik harus diutamakan di untuk fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat membaca di satu media sekiranya tentang persamaan-persamaan final Persatuan Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi juara terakhir bengawan. Banyak pembaca saya yakin terpancing untuk memprediksi penguasaan Dortmund berdasar pada fakta-fakta itu. Mereka meleng bahwa fakta-fakta tersebut menarik dan kadang benar adanya, namun gak memiliki kolerasi apapun secara pertandingan pucuk Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fenomena dengan kelurusan hati yang lain ialah salah satu kaca dari sekian banyak orang fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan gesit menjadi ruang membuat 1 buah prediksi perbandingan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan jurang Dortmund vs Bayern juga dimunculkan lalu bertahun-tahun ke belakang. Karena cerita statistik Dortmund memang raya saat menentang Bayern, tidak sedikit yang lantas menilai BVB akan bisa mengalahkan Bayern di final Eropa. Sesuatu ini menyesatkan. Mengapa? bolahero Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik awal musim pun tidak siap dengan sama sekali menjadi tonggak. Perkembangan ke-2 tim mulai pertemuan final perlu dipertimbangkan.

Tips antisipasi 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Dikau pada statistik pertandingan jurang kedua tim yang paling dekat beserta saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini selalu.

Karena perkiraan saya sering saya munculkan di twitter (@coachtimo), besar pihak mohon saya menenung berbagai pertandingan lainnya. Paling banyak saya abaikan atau hamba tolak secara alasan redup paham mengenai kekuatan ke-2 tim. Alasan saya itu senafas beserta tips antisipasi berikut.

Tips prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi data dan pengetahuan yang cantik mengenai menyunggi atau perhubungan tersebut. Pada waktu bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menciptakan prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kita mustahil menjadi pakar tentang semua liga yang terdapat. Akui selalu.

Tips perkiraan 7: Kalian juga tidak seharusnya memprediksi setiap pertentangan. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Kamu deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua menjimbit menurut Anda 50-50. Pada waktu sudah demi tahan ada, hindari mengempa diri memproduksi prediksi. Secara demikian prosentase kejituan prediksi anda dengan meningkat.


Sedang banyak saran lainnya yang bisa dan patut dimanfaatkan dalam menghasilkan sebuah perkiraan yang berkelas. Karena keterbatasan tempat saya berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: 1 buah prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh kesahan prediksi ini. Sebuah perkiraan yang berkelas, baik resmi maupun lengah, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!